MenurutHandoko (1999:336), dalam pembuatan setiap keputusan yang akan mempengaruhi besarnya (jumlah) persediaan, biaya-biaya variabel berikut ini harus dipertimbangkan. 1. Biaya penyimpanan ( holding cost atau carrying costs) Artinya adalah biaya persediaan terdiri atas biaya-biaya yang bervariasi secara langsung dengan kuantitas persediaan.
Pada sebuah perusahaan diperlukan adanya sistem manajerial yang tertata rapi agar perusahaan itu dapat berjalan dengan baik. Dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang logistik, maka manajemen persediaan memiliki peranan yang sangat penting. Peran manajemen persediaan bagi logistik dapat Anda ketahui pada pembahasan di bawah Manajemen Persediaan dan Peran Manajemen Persediaan bagi LogistikPersediaan atau inventory memiliki makna yaitu suatu barang yang disimpan dengan tujuan untuk dipergunakan suatu hari guna tujuan tertentu. Sedangkan manajemen persedian memiliki makna pengaturan terhadap suatu persedian di terdiri atas tiga jenis, yaitu lot size inventory, fluctuation stock, dan anticipation stock. Penjelasannya adalah sebagai berikutLot Size InventoryLot size inventory merupakan persediaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan potongan harga dalam jumlah banyak serta memaksimalkan dan menekan biaya jasa angkut barang sehingga dihasilkan biaya angkut barang yang lebih SizeFluctuation size memiliki arti persediaan yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai hal yang tidak terduga, seperti terjadinya kesalahan dalam prediksi penjualan, kesalahan pengiriman, maupun kesalahan StockAnticipation stock memiliki arti persediaan yang disiapkan untuk menghadapi peningkatan permintaan dari konsumen pada waktu tertentu. Misalnya permintaan meningkat disebabkan oleh pengaruh musim, atau mengantisipasi meningkatnya permintaan di saat bahan baku untuk memproduksi barang sedang Berdasarkan BentuknyaPersediaan berdasarkan bentuknya terdiri atas 3 aspek utama, yaitu bahan mentah raw material, persediaan barang dalam proses work in process, dan persediaan barang jadi finished goods. Berikut adalah contohnyaBahan MentahPada dasarnya bahan mentah merupakan bahan baku awal pembuatan suatu produk. Perusahaaan membeli bahan mentah untuk diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi bergantung dengan kebutuhan. Jumlah bahan mentah yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan didasari beberapa hal, yaitu waktu yang dibutuhkan, mulai dari pemesanan hingga barang diterima lead time, jumlah yang dipakai, jumlah investasi, dan karakteristik Barang dalam ProsesBarang dalam proses merupakan sebuah tahapan antara bahan mentah ke barang jadi. Sebuah perusahaan akan membentuk barang dalam proses menjadi bahan jadi, hal ini tentunya membutuhkan biaya, tenaga kerja, teknik, dan bahan pembantu Barang JadiBarang jadi merupakan barang yang telah dibuat oleh perusahaan, namun belum dijual dan dijadikan sebagai persediaan. Jika Anda pemesanan dari luar, persediaan barang jadi akan dikeluarkan dari gudang dan dijual pada dari Manajemen Persediaan bagi LogistikManajemen persediaan tidak dapat dilepaskan dari tempat penyimpanan atau gudang. Untuk itu dengan adanya manajemen persediaan maka berbagai hal yang berkaitan dengan logistik bisa dibenahi dengan memiliki pengertian bagian dari rantai persediaan yang memiliki fungsi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengontrol efisiensi penyimpanan barang dari awal hingga sampai pada pengertian tersebut tentu kita mengetahui peran manajemen persediaan bagi logistik yaitu sebagai pendukung satu sama lain dalam hal pengaturan berbagai stock atau persediaan yang ada di dalam manajemen persediaan bagi logistik sangat penting karena dengan adanya manajemen persediaan yang mengatur berbagai barang masuk ke gudang, maka logistik berperan untuk mengatur dan menilai efisiensi barang masuk tersebut hingga sampai ke konsumen. Jadi sebuah perusahaan akan menempatkan orang yang terpercaya pada bagian gudang untuk mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan peran manajemen persediaan bagi peran manajemen persediaan bagi logistik berjalan dengan baik, berbagai proses barang yang terjadi di gudang akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Karena jika terjadi beberapa hal yang dirasa merugikan perusahaan, maka sistem logistik akan mencatat dan memberikan evaluasi sehingga tidak akan terjadi hal yang sama dikemudian LogistikLogistik memiliki peranan penting pada perusahaan karena fungsi logistik adalah sebagai proses yang berkesinambungan satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang baik. Fungsi logistik adalah sebagai berikut1. Perencanaan dan Penentuan KebutuhanPada fungsi perencanaan logistik, memiliki tugas untuk menetapkan sasaran, aktivitas, dan pengukuran mengenai penyelenggaraan logistik. Pada penentuan kebutuhan maka tugasnya berupa perincian dan perencanaan. Pada tahap ini disebut juga sebagai tahap awal yang harus mendapat perhatian ekstra guna tercapainya tujuan untuk mencapai efektivitas serta efisiensi yang baik dari keseluruhan AnggaranPada tahapan ini sebuah perusahaan akan menentukan berbagai perincian dalam skala standar yang berkaitan dengan skala mata uang, jumlah biaya, serta berbagai pengarahan dan pembatasan yang Pengadaan BarangDalam fungsi ini perusahaan melakukan usaha atau kegiatan untuk memenuhi kebutuhan operasional yang telah ditentukan pada dua fungsi Penyimpanan dan PenyaluranFungsi ini memiliki peranan sebagai pelaksana penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran barang sesuai dengan pengaturan yang telah ditetapkan pada fungsi-fungsi PemeliharaanFungsi ini memiliki peranan untuk memaksimalkan umur barang yang ada di tempat penyimpanan serta meminimalisasi biaya kerusakan yang diakibatkan oleh sistem penyimpanan barang. Jadi fungsi ini harus dijalankan sebaik mungkin untuk merawat, menjaga, dan menjamin setiap barang yang telah disimpan tetap memiliki kualitas yang baik seperti kondisi awal barang tersebut masuk ke PenghapusanPada fungsi ini dilakukan jika suatu barang yang disimpan telah mencapai tahap akhir dari manfaatnya. Batasan dari penghapusan ini harus mempertimbangkan kebijakan dari PengendalianFungsi ini memegang peranan inti dalam sebuah proses logistik. Dalam fungsi ini dilakukan monitoring dan pengamanan terhadap seluruh proses logistik. Jadi dengan adanya fungsi pengendalian, berbagai masalah yang berkaitan dengan kerusakan barang bisa adanya fungsi-fungsi tersebut, maka peranan logistik dalam perusahaan bisa berjalan sebagaimana yang telah diharapkan. Jika tidak ada sistem logistik yang baik, perusahaan dapat merugi. Berbagai produk yang disimpan di gudang tidak terkendali sehingga berbagai kerusakan pun bisa saja pencatatan logistik yang dilakukan akan sangat memengaruhi keuntungan yang dapat dan diterima oleh perusahaan. Dengan begitu perlu adanya koordinasi yang baik pada bagian logistik dengan bagian lain dari perusahaan untuk melihat sejauh mana pasokan barang yang dibutuhkan untuk mengisi persediaan di gudang. Dengan begitu perusahaan akan memiliki tingkat stabilitas yang baik karena pemasukan dan pengeluaran perusahaan berjalan dengan seimbang. Perusahaan pun akan mendapatkan keuntungan yang besar dari proses penjelasan lengkap mengenai peran manajemen persediaan bagi logistik, fungsi manajemen persediaan dan logistik. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan untuk memilikirkan sistem yang akan digunakan dalam penyediaan barang untuk menghasilkan keuntungan. Dengan adanya sistem perencanaan yang baik maka perusahaan yang dibangun akan berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan besar artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Faktoryang mempengaruhi penyaluran barang antara lain: 1) Proses Administrasi 2) Proses penyampaian berita (data-data informasi) 3) Proses pengeluaran fisik barang 4) Proses angkutan 5) Proses pembongkaran dan pemuatan 6) Pelaksanaan rencana-rencana yang telah ditentukan

Daftar isiPengertian LogistikSejarah LogistikCiri-ciri LogistikFungsi LogistikTujuan LogistikManfaat LogistikFaktor yang Mempengaruhi LogistikAktivitas LogistikProses dalam Siklus LogistikContoh LogistikApa kalian pernah mendengar kata logistik? Yuk simak penjelasan tentang pengertian logistik, sejarah, ciri ciri hingga contoh dari Secara UmumSecara umum logistik adalah sekumpulan kegiatan perencanaan atau pengorganisasian dan suatu ilmu pengetahuan untuk melakukan proses penyimpanan, penyaluran, dan pemeliharaan berbagai peralatan dan alat alat Menurut KBBIMenurut kbbi logistik adalah segi ilmu kemiliteran mengenai pengadaan, perawatan, dan transportasi peralatan, pembekalan, dan Menurut Para AhliDonald WaltersLogistik yaitu salah satu fungsi yang melibatkan perpindahan, mengatur perpindahan barang, dan penyimpanan material dalam perjalanannya dari pengirim awal, melalui rantai pasok dan sampai ke pelanggan ialah suatu integrasi dari pengadaan, transportasi, manajemen persediaan, dan aktivitas pergudangan dalam menyediakan alat/cara yang berbiaya efektif, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, baik internal maupun Kusdanu WaskitoLogistik adalah berbagai perencanaan, pelaksanaan, pengendalian faktor produksi secara efektif dan efisien dalam rangka memperoleh barang atau jasa sejak dari titik Permulaan sampai ke titik konsumsi sesuai dengan harapannya House DictionaryLogistik merupakan cabang dari ilmu dan operasi militer yang berhubungan dengan pembelian, supply, pemeliharaan peralatan, pergerakan personil dan penentuan LogistikSelama perang Troya Yunani mengirimkan 1200 kapal ke Troya. Untuk perang ini, bangsa Yunani tidak mampu membawa cukup makanan dan dari itu, mereka harus menanam makanan di Troya dan terus menerus melakukan penyerbuan kecil untuk mecari masalah logistik ini, mereka tidak bisa melancarkan serangan yang menentukan dan signifikan untuk mengakhiri perlawanan bangsa ini berlangsung selama sepuluh tahun. Sejarawan Yunani Thucydides 460-400 SM menjelaskan isu ini dan menekankan pentingnya keberadaan atau ketiadaan logistik dalam tetapi ada juga bukti-bukti yang menyatakan bahwa bangsa Yunani kala itu telah mengerti pentingnya antara kalimat-kalimat dalam epik karangan Homer ialah mengenai perisai baru milik pahatannya dijelaskan tentang kota Troya yang di kepuung, tetapi bukanya menyerang kamp-kamp milik bangsa Yunani, para pasukan Troya malah menyerang domba-domba milik bangsa ini melambatkan laju pasukan Yunani. Bukan hanya orang Troya, pasukan Yunani juga dengan segala daya upaya berusaha menyelamatkan domba mereka mengingat betapa pentingya pasokan pangan bagi kelanjutan pengepungan mereka atas kota satu kampanye perang pertama pada masa kuno ialah Perang Persia. Raja Persia Xerxes I pergi bertempur pada tahun 480 SM dengan membawa sekitar pasukan bersamanya menuju beberapa kota-kota di pasukan Persia yang begitu banyak, pasokan logistik hanya bisa dilakukan melalui laut karena melalui jalan darat terlalu susah pada masa dari itu, pasukan Xerxes maju bertempur dengan dikawal oleh armada kapal perang dan kapal kalah di pertempuran Salamis sang raja harus mundur karena dia mengkhawatirkan akan hilangnya koneksi antara rantai suplai dengan pasukannya di LogistikMemiliki aktivitas logistik lokasi fasilitas, transportasi, inventarisasi, komunikasi, dan pengurusan dan penyimpanan telah dilaksanakan orang semenjak awal spesialisasi untuk dapat membayangkan sesuatu pemasaran atau manufakturing yang tidak membutuhkan dukungan logistik bisa berbeda pada setiap organisasi swasta dan pemerintahan, tergantung dari masing-masing struktur organisasi yang umum aktivitas logistik seperti transportasi, inventarisasi, komunikasi, penempatan lokasi fasilitas, transportasi, serta pengurusan dan penyimpanan telah dilaksanakan orang semenjak awal spesialisasi arti luas, ruang lingkup aktivitas logistik meliputi segala sesuatu yang memindahkan ke, dari, dan di antara fasilitas-fasilitas dalam LogistikDalam pelaksanaannya, logistics memiliki beberapa fungsi penting yang saling terkait satu dengan fungsi logistik adalah sebagai berikut1. Fungsi Perencanaan dan Pemenuhan KebutuhanLogistics berfungsi sebagai perancang dan penentu kebutuhan dari setiap program ini mencakup kegiatan analisis terkait produk yang akan dipakai, ketersediaan, dan skala perencanaan ini harus memperhatikan budget yang dimiliki oleh organisasi, aspek ketersediaan, dan juga kemudahan akses untuk mendapatkan Fungsi PenganggaranFungsi ini bertujuan untuk memastikan bahwa keperluan pengadaan barang sesuai dengan budget yang biaya penganggaran logistik ternyata tidak sesuai dengan budget, maka diperlukan perubahan pada Fungsi PengadaanPada dasarnya logistics lebih fokus pada pengadaan barang dan merupakan hal yang terjadi terjadi ketidak cocokan anggaran dan sulit mengubah perencanaan maka manajer logistik harus melakukan improvisasi untuk mengelola kegiatan logistik dengan anggaran Fungsi Penyimpanan dan PenyaluranIni merupakan proses dimana barang yang telah didapatkan disimpan di tempat yang barang tersebut kemudian disalurkan kepada pihak lain yang berkepentingan sesuai dengan standar operasional Fungsi PemeliharaanDi dalam proses logistik juga mencakup pemeliharaan barang. Secara umum, tujuan pemeliharaan barang logistik adalah untuk memastikan barang yang disimpan tidak cepat LogistikBerikut ini adalah tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaannya1. Tujuan UmumPada dasarnya tujuan khusus dari kegiatan logistics management adalah fokus pada pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan Tujuan KhususAda tiga tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan logistik, yaitu;Tujuan operasional, yaitu agar persediaan barang dapat dilakukan dengan jumlah dan kualitas yang keuangan, yaitu agar pengeluaran untuk pengadaan barang dapat dilakukan secara pengamanan, yaitu untuk menjaga dan mendukung efisiensi dan efektivitas dalam upaya pencapaian tujuan LogistikManfaat logistik yaitu untuk menjelaskan ilmu dari pergerakan, suplai & perawatan dari pasukan militer di lapangan dan juga untuk mendeskripsikan manajemen arus barang di sebuah organisasi, dari barang mentah menjadi barang pelaksanaannya, kegiatan logistik mempunyai standar performa yang harus performa yang ingin dicapai kegiatan logistik yaitu terjadinya keseimbangan antara kualitas pelayanan yang diharapkan pelanggan dengan semua biaya yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan yang Mempengaruhi LogistikFaktor Pelayanan ServiceIalah suatu tingkat pelayanan perusahaan pada Biaya CostYakni sebuah biaya yang dihabiskan perusahaan untuk menangani pelayanan pada LogistikMenurut Gunawan, ada beberapa aktivitas logistik yang saling berkaitan satu dengan aktivitas-aktivitas logistik tersebut adalah sebagai berikutPelayanan Pelanggan Customer ServicePrediksi Permintaan Demand ForecastingManajemen Persediaan Inventory ManagementKomunikasi Logistik Logistic CommunicationPenanganan Material Material HandlingProses Pemesanan Order PrecessingPengemasan PackagingKomponen-komponen dan Pelayanan Pendukung Parts and Service SupportSeleksi Lokasi Pabrik dan Tempat penyimpanan/ Gudang Plant and Warehouse Site SelectionProcurement/ PurchasingReverse LogisticsTransportasi TransportationPergudangan dan penyimpanan Warehousing & Storage.Proses dalam Siklus LogistikMasing-masing dari fungsi logistik itu saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Berikut adalah siklus dari logistik1. PerencanaanPerencanaan secara umum merupakan suatu proses merumuskan sasaran serta juga menentukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna mencapai tujuan yang sudah atau telah dengan logistik, perencanaan ini merupakan suatu proses merencanakan kebutuhan barang atau juga persediaan yang pelaksanaannya,Dilakukan oleh seluruh calon pemakai user yang setelah itu diajukan sesuai dengan alur yang berlaku pada tiap-tiap organisasi Mustikasari 2007.2. PenganggaranPenganggaran/budgetting ini merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan serta juga usaha untuk merumuskan perincian logistik itu di dalam suatu skala tertentu/ skala standar yakni mata uang serta jumlah biaya Subagya & Mustikasari.3. PengadaanPengadaan ini merupakan seluruh kegiatan serta usaha di dalam menambah serta memenuhi kebutuhan barang dan juga berdasarkan peraturan yang berlaku yakni dengan menciptakan sesuatu yang tadinya itu belum ada menjadi ada atau juga mempertahankan sesuatu yang telah ada itu dalam batas-batas efisien Subagya 1994.4. PenyimpananPenyimpanan ini adalah suatu kegiatan serta usaha di dalam melakukan pengelolaan barang persediaan inventory di tempat yang telah atau sudah ditentukan untuk setelah digunakan dikemudian Penyaluran DistribusiPenyaluran atau distribusi ini adalah kegiatan atau usaha di dalam mengelola pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain Subagya 1994.6. PemeliharaanPemeliharaan ini adalah suatu kegiatan atau juga usaha menjaga barang itu agar tetap pada keadaan aslinya atau juga tidak terjadi halyang tidak PenghapusanPenghapusan ini adalah kegiatan atau juga suatu usaha pembebasan barang dari pertanggungjawaban yakni sesuai dengan peraturan serta UU yang berlaku Subagya 1994.8. PengendalianPengendalian ini ialah sebuahsistem pengawasan dari suatu hasil penilaian, laporan,pemantauan,Serta pemeriksaan terhadap step-step manajemen logistik yang sedang ataupun sudah berlangsung Mustikasari 2007.Contoh LogistikContoh kecilnya adalah pada aktivitas kegiatan berbelanja online. Barang yang dibeli secara online itu tidak akan bisa kamu pakai atau pun gunakan kalau tidak atau belum diantarkan, bukan?Disebabkan karna dibelinya secara online sehingga wujud real dari barang tersebut tidaklah lihat.
Kuncijawabannya adalah: B. pelajari tokoh. Menurut ensiklopedia, berikut adalah tahapan dalam persiapan menulis teks pidato, kecuali pelajari tokoh. Kemudian saya sarankan Anda untuk baca pertanyaan selanjutnya yaitu Jumlah rakaat shalat yang pertama kali diperintahkan Allah adalah waktu? beserta kunci jawabannya.
Dalam sebuah bisnis, pasti ada yang namanya barang atau alat yang disimpan, dipelihara, disalurkan, maupun dihapuskan. Jika tidak diawasi dan direncanakan dengan tepat, bukan tidak mungkin rangkaian aktivitas tersebut dapat berlangsung dengan tidak efektif dan efisien di seluruh tahapannya. Nah, untuk mengoptimalkan aktivitas tersebut, setiap bisnis atau perusahaan harus memahami apa arti logistik. Secara umum, pengertian logistik adalah sebuah ilmu pengetahuan atau seni dalam menjalankan aktivitas penyimpanan, penyaluran, pemeliharaan, sampai penghapusan terhadap sejumlah barang atau peralatan tertentu. Hal tersebut tentu saja bisa berimbas pada efektivitas perencanaan, pengawasan, sampai implementasi terhadap sebuah proses perpindahan barang, jasa, energi, maupun sumber daya lain mulai dari titik awal sampai titik pengguna. Lantas, apa manfaat, tujuan, peran, dan beragam aktivitas logistik? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut ini. Baca Juga Contoh Surat Jalan yang Membuat Pengiriman Barang Lebih Lancar Dijalankan Apa Arti Logistik? Apa Arti Logistik Sejumlah ahli menyatakan jika logistik bisa diartikan sebagai rangkaian upaya, seperti, perencanaan, pengawasan, dan implementasi terhadap sebuah proses pemindahan produk, energi, barang, maupun sumber daya lainnya, mulai dari titik awal sampai ke pihak pengguna. Selain itu, ada pula definisi logistik menurut Christopher yang menjelaskan jika logistik adalah sebuah proses yang dijalankan secara strategis untuk mengelola pengadaan, penyimpanan, dan juga pergerakan material atau suku cadang, dan barang jadi. Logistik juga mencakup informasi mengenai organisasi via jaringan pemasaran, pada prosedur yang mana mampu memaksimalkan keuntungan perusahaan saat ini maupun masa depan dengan seefektif mungkin. Sementara menurut Donald Walters, logistik adalah peran atau fungsi yang condong pada pelibatan alur perpindahan, pengaturan perpindahan sebuah produk, dan penyimpanan material di perjalanannya serta pengirim awal, menuju rantai pasok, hingga akhirnya ke tujuan akhir yaitu pelanggan. Berdasarkan penjelasan tersebut, bisa ditarik kesimpulan jika logistik adalah bagian dari keilmuan manajemen di mana rangkaian proses aktivitasnya saling berkaitan serta dikerjakan dengan bertahap. Rangkaian aktivitas tersebut juga mempunyai tujuan dalam pengelolaan serta pemeliharaan produk, peralatan, atau perlengkapan tertentu. Tujuan Logistik Semua kegiatan logistik dilakukan guna mencapai sebuah tujuan tertentu, yakni, untuk menjamin ketersediaannya sebuah produk atau barang secara tepat waktu dan sampai di lokasi atau tempat yang tepat. Sehingga, perusahaan perlu menjalankan serangkaian aktivitas, mulai dari pengadaan barang, produksi, sampai distribusi. Pada prosesnya, kegiatan ini memiliki standar performa khusus yang perlu diraih. Selain itu, ada pula tingkatan kinerja yang perlu diraih pada aktivitas logistik, seperti, terciptanya keseimbangan atas kualitas layanan yang dibutuhkan oleh konsumen dengan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan tujuan akhir dari perusahaan. Menurut Bowersox, setidaknya terdapat 2 faktor utama terkait penentuan tingkat kinerja dari logistik. Faktor pelayanan, yakni sebuah tingkat layanan yang dihadirkan oleh perusahaan kepada para konsumennya. Faktor biaya, yakni jumlah atau nominal biaya yang dibutuhkan perusahaan untuk menyediakan pelayanan yang tepat dan baik terhadap para konsumennya. Beragam Aktivitas Logistik Ada sejumlah aktivitas logistik yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya, antara lain Pelayanan pelanggan. Manajemen persediaan. Prediksi permintaan. Komunikasi. Proses pemesanan. Penanganan material. Pengemasan. Seleksi atau pemilihan lokasi pabrik serta tempat penyimpanan atau gudang. Purchasing atau procurement. Layanan dan komponen pendukung. Reverse logistics. Penyimpanan dan pergudangan. Transportasi. Baca Juga Mengintip Gebrakan Bos JNE Hadapi Arus Digitalisasi Lewat Transformasi Bisnis 5 Komponen pada Sistem Logistik Sebagai sebuah rangkaian aktivitas tertentu, logistik tentu memiliki suatu sistem yang terdiri dari sejumlah komponen yang bisa mendukungnya agar dapat terus berjalan baik. Pada dasarnya, terdapat 5 komponen penting pada sistem logistik yang penting untuk dipahami, antara lain Tempat Fasilitas Logistik Jaringan tempat fasilitas merupakan komponen yang wajib dimiliki sebuah perusahaan. Sebab, komponen ini bertujuan untuk merencanakan asal dan tujuan produk serta material yang akan diangkut. Guna menciptakan bentuk layanan yang baik terhadap pelanggan dan mempunyai hubungan secara langsung terhadap produk, perusahaan harus menyiapkan fasilitas lain, seperti gudang, pabrik, serta toko pengecer. Saat serangkaian struktur lokasi dapat diatur dengan tepat dan strategis, perusahaan akan memperoleh keuntungan lebih menjanjikan. Perusahaan pun pastinya ingin meningkatkan efisiensi pada sistem manajemen logistiknya. Terkait hal tersebut, tingkat efisiensi ini berkaitan erat dan juga dibatasi oleh struktur dari lokasi fasilitas. Transportasi Pada sistem logistik, transportasi tentu menjadi komponen penting yang harus disiapkan. Secara umum, terdapat 3 alternatif yang bisa dimiliki oleh perusahaan untuk mendukung aktivitas transportasinya. Ketiga alternatif tersebut adalah armada peralatan yang dapat dibeli atau disewa, menjalin kontrak tertentu yang dapat diatur dan disesuaikan dengan spesialis transportasi agar mampu mendapatkan layanan pengangkutan, serta mendapatkan sejumlah layanan dari perusahaan transportasi yang telah memiliki izin dan menyediakan layanan pengangkutan dari sebuah lokasi ke lokasi lain dengan tarif sesuai kesepakatan bersama. Manajemen Pengadaan Barang atau Persediaan Komponen ini merupakan bagian struktur perusahaan atau bisnis yang bertugas mengatur tingkat stok atau persediaan barang. Perusahaan wajib mampu mengelola serta mengatur cara memperoleh persediaan, menyimpannya, sampai nantinya dapat dikeluarkan atau digunakan. Tujuan utama dari komponen ini adalah mempertahankan kuantitas produk sesuai dengan target pelayanan. Komunikasi Komunikasi merupakan kegiatan berbagi informasi terhadap semua aktivitas logistik. Tanpa adanya komunikasi yang baik, sistem ini bisa mendapatkan beragam masalah serius. Salah satunya adalah kekeliruan penilaian tren terhadap laju logistik yang bisa memicu masalah kekurangan persediaan produk, maupun menciptakan komitmen berlebihan antara perusahaan dengan pihak pemasok, pihak pelanggan menengah, maupun pelanggan akhir. Selain itu, ada pula risiko terjadinya gangguan prestasi pada sistem yang berdampak pada hilangnya kestabilan. Penyebabnya bisa karena proses evaluasi atau penilaian yang berlebihan atau malah kurang menyeluruh. Penyimpanan Pada komponen yang terakhir, ini, cakupannya meliputi semua aspek operasional dari logistik. Contohnya adalah pengepakan, pengemasan, dan juga pergerakan. Semua aspek tersebut berhubungan dengan persediaan yang bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan sebuah produk maupun material tertentu. 4 Peran Logistik bagi Perusahaan Peran Logistik bagi Perusahaan Tim logistik perusahaan yang mampu bekerja dengan efektif pasti dapat meningkatkan kualitas marketing dengan menyediakan proses perpindahan produk secara lebih efisien kepada para pelanggannya. Secara lebih spesifik, inilah 4 peran logistik bagi perusahaan atau bisnis. Orientasi pada Marketing Logistik mempunyai tugas penting terhadap kepuasan pelanggan sehingga turut berperan penting pula pada usaha pemasaran. Tidak hanya itu, hal tersebut berkaitan erat dan menjadi kunci terkait kemampuan bisnis dalam mendapatkan keuntungan melalui penjualan. Memberi Nilai Tambah Dalam menjalankan sebuah bisnis, produk yang dijajakan tentu harus selalu diinovasi agar memiliki nilai tambah yang menjual dan lebih mampu memuaskan kebutuhan konsumen. Dengan begitu, loyalitas konsumen akan terjaga dan bisnis tidak akan kalah dengan kompetitor. Nah, kualitas logistik ini mampu memberi nilai tambah terhadap konsumen terkait utilitas waktu dan tempat, yakni, barang bisa didapatkan dengan mudah dan dalam waktu yang pas. Efisien Melakukan Perpindahan Produk Manfaat lainnya adalah terciptanya proses perpindahan produk secara tepat, di lokasi yang akurat, di waktu yang pas, dan dengan kondisi yang seharusnya. Tidak hanya itu, kualitas sistem logistik juga sedikit banyak memengaruhi harga agar lebih terjangkau sehingga konsumen bisa mendapatkan manfaat produk yang dibelinya. Ekonomis Terakhir, efisiensi logistik juga aset harus dijaga dan dipelihara oleh perusahaan. Jika mampu menyediakan produk dengan cepat serta biaya terjangkau ke pelanggan, perusahaan tentu bisa meningkatkan pangsa pasarnya dan menghadapi persaingan dengan para kompetitor. Efisiensi tersebut berpengaruh pula pada penjualan produk dengan harga lebih murah, maupun memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap konsumen sehingga kepuasannya terjaga. Jangan Remehkan Peran Logistik agar Bisnis Berjalan Lebih Lancar Secara umum, logistik merupakan salah satu hal yang berkaitan erat dengan operasional bisnis sehingga pengetahuan tentang aktivitas tersebut penting untuk dipahami. Melalui logistik yang baik, proses pemasaran, penjualan, dan penyediaan produk bisa terjamin. Jadi, kegiatan bisnis perusahaan pun tidak akan sampai terganggu hingga berisiko menurunkan penjualan dan potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Baca Juga Tips Jitu agar Bisnis Kamu Go International Logistik Bisnis Apakah Anda mencari informasi lain? 12Berikut ini adalah tujuan dari manajemen logistik pipeline, kecuali a. Waktu respon yang lebih cepat b. Biaya yang lebih rendah c. Peningkatan variabilitas produk d. Kualitas yang lebih tinggi 13.Komponen utama dari Order Cycle Time (OCT), 3 diantaranya adalah a. Peramalan permintaan, perakitan pesanan, dan transportasi b.
Tujuan Hingga Komponen Sistem Manajemen Logistik Sistem manajemen logistik menjadi bagian dari prinsip manajemen khususnya di bidang logistik. Dengan adanya sistem ini maka diharapkan agar proses operasional perusahaan bisa berjalan dengan efektif. Manajemen logistik sendiri pada dasarnya merupakan bagian dari upaya supply chain management yang memiliki peran utama khususnya dalam melaksanakan proses perencanaan dan pelaksanaan serta pengendalian penyimpanan dan distribusi produk barang. Agar aktivitas ini bisa berjalan secara efektif dan efisien. Lebih lanjut berikut penjelasannya. Adapun sistem manajemen logistik umumnya dipilih perusahaan untuk beberapa tujuan penting. Misalnya yaitu tujuan yang tertera berikut ini. Mencapai target perusahaan Pada dasarnya sistem manajemen logistik yang dijalankan oleh suatu perusahaan memiliki tujuan tersendiri. Adapun tujuan umum dari sistem yang digunakan dalam menjalankan manajemen logistik ini adalah untuk membantu perusahaan dalam mencapai target atau tujuan atau sasaran. Jadi manajemen logistik akan terus berupaya untuk lebih berfokus pada pencapaian tujuan perusahaan. Mengadakan persediaan barang Dalam mencapai target perusahaan tentunya bagian logistik dari suatu perusahaan terus berupaya untuk mengadakan persediaan barang. Pengadaan persediaan barang ini haruslah dilaksanakan dengan benar. Upaya ini bisa dilakukan dengan memastikan kuantitas dan kualitas barang. Selain itu segala upaya perlu dilakukan untuk dapat mendukung proses pengadaan barang secara lebih efektif dan efisien. Menjaga efisiensi dan efektivitas perusahaan Tujuan lainnya dari manajemen logistik adalah untuk menjaga atau mempertahankan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa pengadaan barang harus diupayakan agar efektif dan efisien. Demikian pula dengan proses lainnya yang berkaitan dengan logistik. Dalam hal ini sistem manajemen logistik haruslah bisa melakukan aktivitas untuk mencapainya. Fungsi Dari Sistem Manajemen Logistik Melakukan manajemen logistik yang baik tentu saja mendatangkan banyak manfaat. Lebih lanjut, berikut ini fungsi dari sistem manajemen logistik yang dilakukan secara teratur. Fungsi perencanaan Sistem manajemen logistik pada dasarnya memiliki beberapa macam fungsi dan salah satunya adalah fungsi perencanaan. Dalam hal ini manajemen logistik berfungsi untuk menentukan produk yang akan digunakan beserta skala prioritas serta ketersediaannya. Di samping itu dalam menjalankan fungsi ini tentunya juga perlu memperhatikan anggaran agar bisa sesuai dengan budget perusahaan. Fungsi penganggaran Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa sistem yang ada pada manajemen logistik haruslah bisa memperhatikan anggaran. Dalam hal ini fungsi penganggaran perlu dijalankan sehingga biaya untuk mencukupi kebutuhan logistik bisa terpenuhi. Selain itu pengadaan barang nantinya bisa sesuai dengan budget yang memang telah disediakan oleh perusahaan. Fungsi pengadaan Fungsi pengadaan sebagai salah satu fungsi dari sistem manajemen logistik memiliki makna adanya fokus yang lebih terhadap pengadaan barang. Tentunya pengadaan barang haruslah disesuaikan dengan budget atau anggaran yang memang telah dibuat. Namun jika memang suatu kondisi tertentu menyebabkan pengadaan barang tidak sesuai dengan perencanaan maka sudah pasti pihak manajemen harus melakukan improvisasi dalam mengelola logistik. Fungsi penyimpanan Mengenai fungsi penyimpanan dari pihak manajemen logistik umumnya berkaitan dengan pengelolaan barang yang disimpan dan akan disalurkan. Penyimpanan barang harus dilakukan dengan tepat misalnya di tempat yang memang telah disediakan oleh perusahaan. Tempat penyimpanan barang juga harus aman sehingga kondisi barang saat keluar dari tempat penyimpanan sama baiknya dengan kondisi barang saat masuk ke tempat penyimpanan. Fungsi pemeliharaan Yang dimaksud dengan fungsi pemeliharaan oleh pihak manajemen logistik pada dasarnya meliputi seluruh aktivitas yang dapat memelihara barang sehingga barang aman dan dalam kondisi baik. Sebenarnya tujuan dari pemeliharaan barang sendiri adalah untuk memastikan bahwa barang yang tersimpan dalam tempat penyimpanan tidaklah sampai rusak. Fungsi penghapusan Satu lagi fungsi dari manajemen logistik yang ada pada perusahaan adalah fungsi penghapusan. Fungsi yang satu ini berhubungan dengan aktivitas dari pihak manajemen untu memisahkan barang yang telah rusak. Nantinya barang yang telah rusak bisa diperbaiki agar bisa memiliki nilai jual lebih seperti nilai barang lainnya. Atau barang yang rusak juga bisa diganti dengan barang yang memang sesuai. Fungsi pengendalian Terakhir ada pula fungsi pengendalian yang juga menjadi bagian dari manajemen logistik. Fungsi ini dilakukan oleh pihak manajemen logistik tentunya melalui seluruh jenis aktivitas yang sesuai dengan seluruh fungsi yang telah disebutkan di atas. Fungsi pengendalian ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa fungsi logistik secara keseluruhan nantinya bsia sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan. Komponen Sistem Manajemen Logistik Dalam mengelola sistem manajemen logistik yang baik diperlukan beberapa komponen utama pendukung hal tersebut. Biasanya hal ini terkendali pada sistem dan aplikasi inventory yang terintegrasi. Adapun untuk mewujudkan sistem yang tepat tersebut, berikut ini beberapa komponen utama yang mendukungnya. Jaringan fasilitas Seluruh aktivitas logistik tentunya dapat berjalan dengan baik jika di dalamnya terdapat komponen yang dapat mendukungnya. Misalnya saja seperti jaringan fasilitas yang menjadi salah satu komponen bagi manajemen logistik. Hal ini meliputi pabrik dan gudang serta toko pengecer yang tentunya kesemuanya ini menjadi fasilitas penting bagi sistem manajemen logistik. Layanan transport Selain itu terdapat pula komponen transportasi yang sudah pasti diperlukan dengan tujuan sebagai media atau alat pengangkutan barang. Dengan adanya transportasi inilah nantinya kecepatan pelayanan pada pelanggan bisa terjamin sehingga perusahaan dapat memuaskan pelanggan. Pengadaan material Komponen lainnya dari manajemen logistik yang turut berpengaruh pada kinerja sistem dari manajemen logistik itu sendiri adalah pengadaan material. Umumnya pengadaan material ini berkaitan dengan pengadaan produk jadi. Pengadaan material ini juga berhubungan dengan proses penetapan jadwal produksi sehingga persediaan selalu ada. Proses komunikasi Hal lain yang juga menjadi komponen dalam manajemen logistik adalah proses komunikasi yang sudah pasti merupakan aktivitas yang tak bisa dipisahkan dari suatu sistem logistik. Komunikasi dalam hal ini tentunya juga meliputi seluruh aktivitas dalam memberi informasi agar bisa berjalan secara lebih efisien. Selain itu proses komunikasi juga berkaitan dengan arus informasi itu sendiri yang harus didesain dengan tepat agar dapat mendukung sistem logistik. Penyimpanan Selanjutnya ada pula komponen lainnya yang juga perlu diketahui adalah komponen penyimpanan yang tak kalah pentingnya dari komponen logistik lainnya. Penyimpanan ini mencakup beberapa aktivitas seperti pergerakan dan pengemasan serta pengepakan. Seluruh kegiatan yang menjadi bagian dari proses penyimpan ini sudah seharusnya terintegrasi dengan baik dan secara efektif. Sistem manajemen logistik dengan segala fungsi dan komponen serta tujuannya seperti yang telah tertera di atas diharapkan agar bisa menambah wawasan pada Anda sekalian. Khususnya bagi Anda yang berencana untuk bergelut di bidang logistik sehingga Anda bisa lebih paham lagi mengenai sistem yang ada. Aktivitas dalam sistem yang digunakan pada suatu manajemen logistik tentunya sangat penting untuk kelangsungan perusahaan. Untuk mempermudah proses manajemen logistik kini Anda bisa menggunakan bantuan software terbaik agar sistem manajemen logistik bisa berfungsi secara maksimal.
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, kerajaan banten dibawah kepemimpinan sultan ageng tirtayasa dapat berkembang menjadi bandar perdagangan dan pusat penyebaran agama islam.berikut adalah faktor-faktornya, kecuali didirikan oleh anak fathillah yaitu hasanuddin. Jakarta - Mendengar kata logistik rasanya sudah cukup umum di kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, apakah detikers tahu apa yang sebenarnya dimaksud dengan logistik itu?Daripada detikers bingung, berikut simak penjelasan lengkap lainnya seputar pengertian, tujuan, dan macam-macam aktivitas dari logistik di bawah dari jurnal ilmiah berjudul Analisis Logistik Studi Kasus Pada PT. Remenia Satori Tepas-Kota Manado oleh Rio. A Kasengkang, logistik berasal dari bahasa Yunani kuno yang terdiri dari dua suku kata, yaitu Logic yang berarti rasional, masuk akal dan dapat kata yang kedua adalah Thios yang berarti berpikir. Apabila arti kedua suku kata itu dirangkai, memiliki makna berpikir rasional dan dapat logistik adalah seni dan ilmu, energi dan informasi, dan sumber daya lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan itu, logistik adalah sekumpulan aktivitas fungsional transportasi, pengendalian inventory, dan pergudangan, reverse logistics dan pemaketan, seperti dikutip dari buku Manajemen Lalu Lintas oleh Dr-Ing. Ir. Daud Nawir LogistikDikutip dari buku Manajemen Logistik dan Supply Chain Management oleh Abdurrozzaq Hasibuan, dkk, terdapat tiga tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan logistik, yaitu1. Tujuan operasional, yaitu agar persediaan barang dapat dilakukan dengan jumlah dan kualitas yang tepat serta waktu yang Tujuan keuangan, yaitu agar pengeluaran untuk pengadaan barang dapat dilakukan secara efisien dengan hasil yang Tujuan pengamanan, yaitu guna menjaga persediaan tidak terganggu oleh kerusakan, pemborosan, penggunaan tanpa hak, pencurian dan penyusutan yang tidak wajar lainnya, serta nilai persediaan yang sesungguhnya dalam sistem akuntansi. Selain itu, mendukung efisiensi dan efektifitas dalam upaya pencapaian tujuan LogistikMenurut Stock dan Lambert, seperti dikutip dari buku Manajemen Logistik oleh Annisa Kesy Garside, membagi aktivitas logistik menjadi 13 macam1. Pelayanan KonsumenPelayanan konsumen customer service adalah suatu proses yang berlangsung di antara pembeli, penjual, dan pihak ketiga yang menghasilkan nilai tambah untuk pertukaran produk atau jasa dalam jangka waktu pendek dan Peramalan PermintaanPeramalan permintaan menentukan berapa banyak tiap barang yang diproduksi perusahaan harus didistribusikan ke berbagai pasar. Perkiraan ramalan yang tepat memungkinkan manajer logistik untuk menyediakan anggaran biaya dalam pelayanan permintaan Manajemen PersediaanAktivitas pengendalian persediaan bersifat kritis karena membutuhkan finansial yang cukup atas aktivitas tersebut, sehingga terdapat ketepatan antara kebutuhan konsumen dengan Komunikasi LogistikKomunikasi adalah jaringan vital diantara seluruh proses logistik dan konsumen perusahaan. Beberapa alat komunikasi logistik, seperti e-commerce, kode barcode, EDI Electronic Data Interchange, Enterprise Resource Penanganan MaterialKegiatan ini berhubungan dengan aliran bahan baku, setengah jadi, dan barang jadi dalam pabrik atau untuk meminimalkan jarak tempuh, meminimalkan WIP, serta meminimalkan kerugian Proses PemesananBeberapa komponen proses pemesanan, yaknia. Operasional, meliputi perubahan pesanan, pengiriman pesanan, invoicing, dan Komunikasi, meliputi modifikasi kesalahan, koreksi pesanan, dan Kredit dan elemen pengumpulan, meliputi pemeriksaan kredit proses penerimaan, dan PengemasanPeran aktivitas ini adalah melindungi produk dari kerusakan ketika disimpan maupun diangkut dan memudahkan penyimpanan serta pemindahan produk, sehingga biaya penanganan produk bisa Suku Cadang dan Dukungan LayananAktifitas ini merupakan aktivitas pelayanan pasca penjualan kepada pelanggan. Peran manajemen logistik adalah meyakinkan pelanggan bahwa komponen dan suku cadang dari produk yang telah dibelinya tersedia kapanpun dan dimanapun pelanggan Pemilihan Lokasi Pabrik dan GudangPergudangan merupakan bagian integral dari semua sistem logistik yang berperan penting dalam melayani konsumen dengan total biaya yang seminimal mungkin, gudang juga merupakan jaringan primer di antara produsen dan Pengadaan ProcurementAktivitas ini bertujuan 1 memberikan aliran material, persediaan, dan pelayanan yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi, 2 meminimalkan investasi persediaan dan Reverse LogisticsAktivitas ini berhubungan erat dengan penanganan pengembalian barang-barang, yang penyebabnya bisa karena kerusakan, kadaluarsa, salah pengiriman, dan yang TransportasiKegiatan ini berhubungan dengan bagian dalam maupun luar departemen Pergudangan dan PenyimpananKegiatan ini berkaitan dengan penyimpanan produk sebelum dijual, dalam hal ini semakin lama waktu antara produksi dan konsumsi maka semakin besar pula tingkat dan jumlah persediaan yang dibutuhkan. Simak Video "Evaluasi Program Transportasi BTS" [GambasVideo 20detik] pal/pal .
  • 1b634dr9pg.pages.dev/984
  • 1b634dr9pg.pages.dev/220
  • 1b634dr9pg.pages.dev/150
  • 1b634dr9pg.pages.dev/189
  • 1b634dr9pg.pages.dev/801
  • 1b634dr9pg.pages.dev/289
  • 1b634dr9pg.pages.dev/631
  • 1b634dr9pg.pages.dev/363
  • 1b634dr9pg.pages.dev/226
  • 1b634dr9pg.pages.dev/248
  • 1b634dr9pg.pages.dev/986
  • 1b634dr9pg.pages.dev/325
  • 1b634dr9pg.pages.dev/352
  • 1b634dr9pg.pages.dev/978
  • 1b634dr9pg.pages.dev/183
  • berikut adalah faktor dari program persediaan logistik kecuali